Qiroaty merupakan metode pembelajaran untuk membaca Al Qur'an yang sudah terbukti berhasil diterapkan di berbagai Daerah Indonesia. Metode yang dikarang oleh Syeh Dahlan Salim Zarkasy dari Semarang ini dinilai sangat membantu anak-anak untuk memahami pembelajaran baca Al Qur'an. salah satu cirikhas dari Metode ini bersifat cepat, cermat dan teliti .
Metode ini sudah banyak melahirkan generasi anak-anak yang soleh dan solehah yang mampu membaca Al Qur'an dengan fasih dan sesuai dengan kaidah ilmu Tajwid yang berlaku. Dalam pembelajaran metode Qiroaty dibagi menjadi beberapa kelas/tahapan (dalam Qiroaty dinamakan Jilid),untuk tahapan awal para santri masuk pada kelas Pra TK (kisaran usia 3-5 tahun) dan berjenjang sampai Jilid 6.
Sebagai metode pembelajaran yang sudah cukup menyebar diwilayah Nusantara ini, kini Pengurus Pusat Metode Qiroaty meluncurkan sebuah lagu yang berisikan kebanggan tentang Qiroaty.
Adapun teks lagunya sebagai berikut :
MARS QIROATY
Qiroaty mencetak kader Qur'ani
Munculkan generasi Islami
Beri solusi Tuk negri Ini
Membangun Bangsa dengan akhlaq terpuji
Qiroaty metode baca Al Qur'an
Teliti semua dalam bacaan
Mari sebarkan metode ini
Karya Kyai Dahlan salim Zarkasy
Singsingkan lengan Bajumu
Melangkah yuk terus maju
Syiarkanlah Agamamu
Yuuuuk Bersatu !
Qiroaty kan selalu dihati
Tulus murni hanya tuk Mengabdi
Menanamkan nilai-nilai Qur'ani
mendidik sejak usia dini
Semoga Alloh selalu meridloi
Syiarkan ilmu dengan Qiroaty
Untuk Agama, Nusa dan Bangsa
Qiroaty semoga terus berjaya
Demikian sebuah lirik lagu Mars Qiroaty yang berisikan deskripsi metode pembelajaran Al Qur'an karangan Syeh Dahlan Salim Zarkasy dari kota semarang.
Terimakasih ,, Mudah-mudahan bisa bermanfaat
Jangan lupa Share ke teman-temanmu (terutama sesama pengguna metode Qiroaty) agar semakin banyak yang tahu tentang lagu mars Qiroaty
adapun untuk lagunya silahkan lihat diyoutube dan untuk versi karaokenya silahkan lihat disini
Melirak lirik lagu
berisikan catatan dan teks lagu-lagu yang kekinian dari berbagai genre Pop, Dangdut, Reaagae dan religi (kosidah, Rebana dan Hadroh)
Tuesday, February 11, 2020
Tuesday, September 18, 2018
Jalan Hidup
Sinar matahari yang terik tak menghalangiku untuk terus berjalan menatap masa depan, aku akan terus seperti ini selama mungkin, karena mungkin ini sudah jalanku...
Pernah aku pikirkan jalan lain, jalan yang mungkin bisa aku lewati, jalan yang lebih cerah dari ini.... Tapi semua terbentur oleh kekuranganku, kemalasanku,dan kesombonganku yang sudah terbentuk sejak aku kecil. Apakah hidupku akan seperti ini terus? Maafkan aku Tuhan, aku yang bisanya hanya mengeluh dan mengaduh tanpa mencari solusi, Aku yang selalu mencari kambing hitam atas semua kekalahanku.
Ketika aku menengok ke belakang, ku lihat
disekelilingku, mereka sudah jauh meninggalkanku, aku mungkin bergerak maju,
tapi langkahku jauh lebih lambat dari mereka yang dengan semangat menggebu
berjuang demi kemapanan sementara aku, masih disini dan tetap berada di
persimpangan sambil terus berkhayal akan keajaiban yang akan menuntunku minimal
berada lebih dekat dengan mereka.
Pernah aku pikirkan jalan lain, jalan yang mungkin bisa aku lewati, jalan yang lebih cerah dari ini.... Tapi semua terbentur oleh kekuranganku, kemalasanku,dan kesombonganku yang sudah terbentuk sejak aku kecil. Apakah hidupku akan seperti ini terus? Maafkan aku Tuhan, aku yang bisanya hanya mengeluh dan mengaduh tanpa mencari solusi, Aku yang selalu mencari kambing hitam atas semua kekalahanku.
Seharusnya aku syukuri nikmat
ini, aku syukuri rizqi yang telah Engkau berikan padaku, bukan terus merasa
kekurangan tanpa mencari solusi, tanpa menengadahkan tangan kepada-MU wahai
Tuhanku..
Ya Allah, jadikanlah aku dan
keluargaku seorang yang pandai berterima kasih, seorang yang berbakti kepada
orang tua dan menjadi seseorang yang senantiasa bersyukur atas nikmat yang
telah Engkau berikan.
Aku berharap, akan ada perubahan setelah aku membuat
tulisan ini, semoga ini menjadi sebuah pelecut semangat sehingga aku akan
menjadi orang yang berguna bagi keluargaku
Saya
membuat tulisan ini agar suatu saat, anak-anakku bisa melihat apa yang telah
aku lakukan sehingga bisa merasakan apa yang sekarang menjadi fikiranku,
teruntuk buat anak pertamaku Nazran Raziq Hanan,
Saturday, June 2, 2018
Aku Lebih Sayang Orang Tuaku
Kebumen, 03 Juni 2018
Aku sudah menikah dan dikaruniai satu jagoan hebat yang aku beri nama Nazran Raziq Hanan, sebagai seorang guru swasta yang penghasilan jauh di bawah upah UMK aku harus terus memeras otak agar aku bisa mampu bertahan menjadi seorang pengajar karena penghasilan yang saya terima sebagai seorang pengajar di sebuah Madrasah Ibtidaiyah/setingkat SD hanya bisa untuk membayar listrik satu bulan dan membeli susu anak.
Aku sudah menikah dan dikaruniai satu jagoan hebat yang aku beri nama Nazran Raziq Hanan, sebagai seorang guru swasta yang penghasilan jauh di bawah upah UMK aku harus terus memeras otak agar aku bisa mampu bertahan menjadi seorang pengajar karena penghasilan yang saya terima sebagai seorang pengajar di sebuah Madrasah Ibtidaiyah/setingkat SD hanya bisa untuk membayar listrik satu bulan dan membeli susu anak.
Beruntungnya aku mempunyai
seorang istri yang notebene berprofesi sama dengan saya yaitu seorang guru tapi
di TK, mungkin jika jodoh saya bukan seorang guru dia akan berontak dengan
penghasilan saya yang masih kalah jauh dengan gaji kuli bangunan di desa saya. Jika
dihitung, gaji kuli bangunan sehari adalah Rp. 80.000,- x 26 hari maka dua juta
lebih, sementara angka gaji saya belum menyentuh satu juta. Tapi saya sangat bersyukur karena walaupun penghasilan yang saya terima di bawah mereka tapi rutin tiap bulan saya terima tidak seperti kuli bangunan yang kadang-kadang bekerjanya.
Ketika masih muda dan belum
berkeluarga komitmen untuk berjuang membangun desa masih sangat kuat, dan masih
belum memikirkan gaji yang tidak seberapa tetapi komitmen itu lama kelamaan
tergerus oleh berbagai masalah ekonomi sehingga memang saya akui sangat berat
kalau saya bekerja seperti ini, saya adalah kepala keluarga yang secara
kewajiban adalah memenuhi semua kebutuhan keluarga tetapi penghasilan saya
masih sangat jauh dari kata cukup,beruntung saya masih tinggal bersama kedua
orang tua sehingga untuk makan sehari-hari saya tidak perlu membeli beras
karena kebetulan orang tua masih punya sepetak sawah. Saya membayangkan jika
sampai sepuluh tahun lagi keadaan saya masih seperti ini dan anak sudah mulai
bersekolah, akankah saya mampu menyekolahkan anak saya? Sangat miris, kalau seorang guru tidak mampu menyekolahkan anaknya sendiri hanya karena
terkendala biaya.
Saya sekarang sedang berada
di persimpangan jalan, saya harus memilih jalan mana yang harus saya ambil,
tetap mengabdi dan berjuang demi mencerdaskan anak-anak indonesia atau pilih
banting setir mencari penghasilan yang lebih guna menyiapkan modal untuk bisa
menyekolahkan anak sendiri, jika dihitung anak saya Januari 2018 ulang tahun
yang ke tiga, jelas beberapa tahun lagi akan memulai jenjang pendidikan formal
seperti PAUD, TK dan MI
Simpanan yang saya miliki adalah
sebuah kesabaran, harapan dan do’a semoga kehidupanku bisa lebih baik dan bisa
menyekolahkan anak, membahagiakan keluarga dan kedua orang tuaku yang masih
hidup bersamaku, dan selalu menyayangiku...
Walaupun mereka sudah tua dan sering sakit-sakitan aku tidak masalah, itu sama sekali tidak membebaniku... karena mungkin inilah saatnya saya membalas mereka dalam merawat dan mengasuhku hingga aku dewasa seperti saat sekarang ini
Walaupun mereka sudah tua dan sering sakit-sakitan aku tidak masalah, itu sama sekali tidak membebaniku... karena mungkin inilah saatnya saya membalas mereka dalam merawat dan mengasuhku hingga aku dewasa seperti saat sekarang ini
Maafkan aku wahai orang tuaku
Aku belum bisa menjadi jagoan
yang kalian harapkan
Aku sudah menjadi orang tua
tetapi belum bisa membahagiakan Engkau,
Aku baru bisa memberi hadiah do’a
Do’a agar engkau selalu sehat dan
bahagia
Belum yang lainnya, seperti yang
dilakukan oleh
Saudara-saudaraku yang lebih
beruntung
Untuk urusan material mungkin aku
belum mampu
Tapi percayalah, aku yang akan
merawatmu
Memapahmu jika engkau terjatuh
Aku akan terus tinggal di rumah
ini bersamamu
Untuk merawatmu, bukan untuk
menyusahkanmu...
Ini janjiku pada kalian...
I love you
(
(
Subscribe to:
Comments (Atom)
Lirik Mars Qiroaty
Qiroaty merupakan metode pembelajaran untuk membaca Al Qur'an yang sudah terbukti berhasil diterapkan di berbagai Daerah Indonesia. Met...
-
Kebumen, 03 Juni 2018 Aku sudah menikah dan dikaruniai satu jagoan hebat yang aku beri nama Nazran Raziq Hanan, sebagai seorang guru swas...
-
Sinar matahari yang terik tak menghalangiku untuk terus berjalan menatap masa depan, aku akan terus seperti ini selama mungkin, karena mungk...
-
Qiroaty merupakan metode pembelajaran untuk membaca Al Qur'an yang sudah terbukti berhasil diterapkan di berbagai Daerah Indonesia. Met...